The Lost Symbol Fact #8: Simbol-simbol Terpenting Kelompok Mason Share

Kelompok Mason lekat dengan rahasia. Banyak hal dipresentasikan dengan bahasa simbol. Tak mengherankan, karena pendiri kelompok ini konon adalah tukang batu yang terbiasa berkomunikasi dengan memahat simbol-simbol pada batu.
Dalam perkembangannya, Kelompok Mason meracik pelbagai legenda dan ilmu pengetahuan dalam bentuk simbol-simbol baru.

Simbol yang paling terkenal adalah Phoenix berkepala dua. Secara esoterik, simbol ini terkait dengan transformasi yang berlawanan dengan hidup, penyatuan diri menuju keseimbangan. Transformasi ini meyiratkan jiwa yang terlahir kembali menuju tingkat lebih tinggi, makluk yang lebih sempurna.

Lainnya adalah simbol Boas dan Yakhin berupa bentuk dua pilar tembaga, yang diyakini sebagai reperesentasi bahwa Tuhan menciptakan kekuatan luar biasa, sebagaimana makna kata Boas yang artinya kekuatan, dan Yakhin yang berarti Tuhan Akan menciptakan. Kedua pilar konon menyimbolkan pintu masuk ke sebuah kuil yang dibangun oleh Raja Solomon (Nabi Sulaiman), untuk menuju Tuhan.

Secara brilian, Dan Brown menciptakan tokoh Malk’ah, anggota Mason derajat 33 yang sangat memercayai semua legenda dan misteri kuno dengan cara ekstrim. Malk’ah digambarkan mentato seluruh tubuhnya dengan dua simbol terpenting kelompok Mason itu. Dua pilar Boas dan Yakhin pada kedua kakinya, serta Phoenix berkepala dua di dadanya untuk membuktikan bahwa dirinya mampu menuju Tuhan dan menjalani transformasi ke tingkat yang lebih tinggi. Inilah salah satu bagian paling seru dalam The Lost Symbol.

5 Tanggapan to “The Lost Symbol Fact #8: Simbol-simbol Terpenting Kelompok Mason Share”

  1. Tulisan yang menarik, teruslah berkarya…
    http://mobil88.wordpress.com

  2. OOOhhh yang di tato di badannya si Malk’ah. IIIIhhhh serem juga kalo beneran ada orang seperti itu

  3. kepercayaan yang sangat esoteris

  4. amimah halawati Says:

    keren pisan!!! sayang freemasonry nggak nerima anggota cewek….:)

  5. saya suka tokoh mal’akh
    akhir tragis seorang anak yang ingin bebas menjadi diri sendiri
    tapi tidak sepenuhnya memahami rasa cinta dari ayahnya sendiri
    kasihan..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: